Home » Olahraga » Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART

Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART

admin 02 Des 2025 34

Aklamasi Bukan Solusi: KONI Kalbar Harus Melangkah dengan Rasionalitas, Demokrasi, dan Kepatuhan pada AD/ART

 

DETAKKALBAR.COM —Pontianak — 2 Desember 2025 Penantian Tanggal 6 Desember 2025 bukan sekadar agenda Musorprov KONI Kalbar, melainkan titik kritis yang menentukan apakah organisasi ini mampu keluar dari pola lama yang menempatkan kompromi politik di atas integritas organisasi. Pada hari itu, publik olahraga Kalimantan Barat menunggu jawaban: apakah KONI memilih jalan rasional atau terjerumus dalam narasi simplifikatif yang menyanjung aklamasi sebagai simbol “kebijaksanaan”.

Narasi tersebut bukan hanya tidak akurat, tetapi juga secara akademis adalah bentuk distorsi publik yang harus dikoreksi.

Aklamasi: Instrumen yang Secara Ilmiah Tidak Menjamin Kemajuan

Dalam kajian organizational governance, aklamasi dipahami sebagai mekanisme yang mengandung risiko struktural tinggi: minim kompetisi ide, tidak ada uji publik terhadap calon pemimpin, dan menghilangkan mekanisme akuntabilitas internal.

Menggiring opini bahwa aklamasi adalah jalan tercepat menuju kemajuan adalah bentuk penyederhanaan yang tidak berdasar secara empiris maupun teoritis.

Justru organisasi yang mempertahankan aklamasi sebagai pilihan utama biasanya:

miskin inovasi,

rentan stagnasi,

dan tidak sensitif terhadap kebutuhan anggota.

Oleh karena itu, mengampanyekan aklamasi demi “keharmonisan” adalah argumentasi yang tidak lulus standar akademik maupun etika organisasi.

Mengabaikan Aspirasi 14 Kabupaten/Kota dan Puluhan Cabor adalah Kekeliruan Fundamental

KONI Kalbar adalah struktur besar yang menaungi cabor dan KONI kabupaten/kota dengan karakteristik pembinaan yang berbeda-beda.

Aspirasi mereka tidak bisa disamaratakan, apalagi dihapus dengan mekanisme aklamasi yang meminimalkan partisipasi.

Secara akademis, organisasi yang meminggirkan dialog internal akan mengalami penurunan kinerja jangka panjang, terutama pada:

kualitas pembinaan atlet,

efektivitas anggaran,

dan konsistensi program lintas daerah.

Aklamasi menutup ruang aspirasi, sementara demokrasi membuka ruang artikulasi kebutuhan nyata di lapangan.

AD/ART KONI Nasional: Instrumen Hukum yang Tidak Boleh Dipelintir

KONI telah memiliki AD/ART dan Tata Tertib Musyawarah yang mengatur pemilihan secara nasional. Kerangka hukum ini menegaskan bahwa:

1. pemilihan ketua umum wajib dilakukan secara demokratis;

2. aklamasi hanya sah bila seluruh pemilik suara setuju secara sukarela;

3. tidak boleh ada tekanan, penggiringan, atau intimidasi politik organisasi.

Mendorong aklamasi tanpa konsensus adalah tindakan yang inkonstitusional dalam perspektif organisasi dan berpotensi mencederai legitimasi kepemimpinan.

Kepatuhan pada AD/ART bukan pilihan—tetapi kewajiban normatif.

Demokrasi Kompetitif Adalah Syarat Kemajuan

Dalam ilmu administrasi publik dan teori organisasi modern, kompetisi adalah mekanisme penyaring yang memastikan pemimpin terpilih melalui:

evaluasi kapabilitas,

perbandingan program,

dan pengujian integritas.

Dengan kompetisi, cabor dapat menilai siapa yang paling layak membawa Kalbar menuju peningkatan prestasi nasional.

Dengan kompetisi, masyarakat dapat memastikan bahwa kepemimpinan tidak muncul dari kesepakatan elitis, tetapi dari proses yang rasional dan terukur.

Secara akademis, kompetisi adalah katalis inovasi, bukan ancaman.

Kesimpulan: Aklamasi Mereduksi Transparansi, Demokrasi Menghasilkan Legitimasi

Menggiring opini publik bahwa aklamasi adalah jalan kemajuan sama dengan mengaburkan realitas ilmiah dan mengabaikan konstitusi organisasi.

KONI Kalbar harus memilih jalur yang benar:

jalur demokrasi,

jalur akuntabilitas,

jalur partisipasi daerah dan cabor,

dan jalur yang menghormati AD/ART sebagai hukum tertinggi organisasi.

Olahraga hanya dapat maju jika dipimpin oleh mereka yang lahir dari proses yang terbuka, bukan dari keheningan kompromi.

 

Tim : liputan

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Musorkablub KONI Kubu Raya di Titik Penentuan: Jangan Salah Pilih, Publik Desak Proses Bersih dan Figur Berintegritas

admin

06 Apr 2026

Musorkablub KONI Kubu Raya di Titik Penentuan: Jangan Salah Pilih, Publik Desak Proses Bersih dan Figur Berintegritas DETAKKAKBAR.COM — Kubu Raya, Kalimantan Barat – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kubu Raya yang dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 di Aula Hotel Alimoer Kubu Raya, serta pemilihan Ketua pada 11 April 2026 …

Proliga 2026 Digelar di Pontianak, Polda Kalbar Kerahkan 255 Personel untuk Pengamanan!

admin

07 Jan 2026

Detakkalbar.com | Pontianak, Kalimantan Barat — Turnamen bola voli profesional paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026, kembali digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi agenda penting dalam kalender olahraga nasional, tetapi juga diproyeksikan mendorong geliat ekonomi lokal serta memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu pusat sport tourism di kawasan barat …

Jelang Pemilihan Ketua KONI Kalbar, Kapolresta dan Ormas Lintas Etnis Merapatkan Barisan: DAD Tegas Tampik Isu Dukungan, Kalbar Pilih Kondusivitas

admin

05 Des 2025

Jelang Pemilihan Ketua KONI Kalbar, Kapolresta dan Ormas Lintas Etnis Merapatkan Barisan: DAD Tegas Tampik Isu Dukungan, Kalbar Pilih Kondusivitas DETAKKALBAR COM —Pontianak, 5 Desember 2025  Kalimantan Barat — Suhu dinamika menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Barat pada 6 Desember 2025 meningkat setelah munculnya isu dukungan etnis tertentu kepada salah satu kandidat ketua. …

Menjelang Pemilihan Ketua KONI Kalbar, Sultan Syarif Melvin Alqadri Konsolidasi ke 14 Kabupaten/Kota dan Ajak Jaga Kondusifitas

admin

01 Des 2025

Menjelang Pemilihan Ketua KONI Kalbar, Sultan Syarif Melvin Alqadri Konsolidasi ke 14 Kabupaten/Kota dan Ajak Jaga Kondusifitas DETAKKAKBAR COM —Pontianak – 1 Desember 2025. Kalimantan Barat Menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat periode 2025–2029, Sultan Syarif Melvin Alqadri gencar melakukan konsolidasi ke 14 kabupaten/kota di Kalbar. Langkah ini bertujuan menyamakan visi …

Nilai Rocky Gerung untuk 10 Tahun Jokowi: Dinasti Politik dan Warisan Beban untuk Prabowo Subianto

admin

25 Agu 2024

WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas …

Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

admin

25 Agu 2024

WPNews – Pada artikel ini, kami akan membahas berbagai elemen yang biasa digunakan dalam artikel, termasuk heading, tabel, kutipan, dan lainnya. Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan elemen-elemen HTML seperti h1, h2, h3, h4, h5, h6, serta struktur daftar dan kode. Pengantar Elemen-elemen ini adalah bagian penting dari sebuah artikel karena membantu memperjelas …

PAGE TOP