Home » Daerah » Diduga Proyek Siluman Jalan Sungai Raya Dalam Retak Saat Dikerjakan,Plang Nama Proyek ,Warga Pertanyakan Kualitas dan Pengawasan Dinas!

Diduga Proyek Siluman Jalan Sungai Raya Dalam Retak Saat Dikerjakan,Plang Nama Proyek ,Warga Pertanyakan Kualitas dan Pengawasan Dinas!

admin 14 Des 2025 49

Detakkalbar.com  | Kubu Raya, Kalimantan Barat – Update Terkini — Proyek peningkatan jalan di kawasan Jalan Sungai Raya Dalam, Taman Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang masih dalam tahap pengerjaan tersebut diduga telah mengalami keretakan, sehingga memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak sejalan dengan harapan publik.

 

Seorang warga setempat berinisial LN, saat ditemui awak media pada Sabtu (15/12/2025), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap mutu konstruksi jalan yang dinilai terkesan dikerjakan tanpa perencanaan teknis yang matang. Menurutnya, kondisi ini berpotensi merugikan masyarakat, mengingat ruas jalan tersebut memiliki mobilitas tinggi karena berada di kawasan permukiman.

“Proyek ini masih dikerjakan, tetapi sudah terlihat retak. Dari pengamatan kami, lapisan bawah hanya berupa hamparan pasir, lalu langsung dilakukan pengecoran rabat beton menggunakan redmix molen besar. Kami mempertanyakan apakah metode seperti ini mampu menjamin kekuatan dan ketahanan jalan dalam jangka panjang,” ujar LN.

 

Selain persoalan teknis, LN juga menyoroti ketiadaan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan proyek tidak dilaksanakan secara terbuka, sehingga masyarakat tidak mengetahui asal dinas pelaksana, nilai kontrak, maupun sumber anggaran yang digunakan.

 

“Tidak ada papan proyek. Kami tidak tahu ini pekerjaan dari dinas mana dan berapa anggarannya. Padahal ini menggunakan dana rakyat dari pajak yang dibayarkan masyarakat,” tegasnya.

 

Kondisi proyek peningkatan Jalan Sungai Raya Dalam yang diduga telah mengalami keretakan sejak tahap pengerjaan, tanpa dilengkapi papan informasi proyek, serta disertai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis dan lemahnya pengawasan dinas terkait, berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, serta ketentuan pengawasan pengelolaan keuangan daerah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

 

LN berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya dinas teknis terkait, tidak hanya mengandalkan laporan administratif dari lapangan, tetapi melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas fisik pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi dan standar yang ditetapkan.

 

“Kalau pengawasannya lemah, ujungnya bisa muncul temuan dan pemeriksaan dari Inspektorat, BPK, bahkan Aparat Penegak Hukum. Kami sebagai warga hanya ingin jalan yang dibangun benar-benar berkualitas dan bermanfaat,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai status proyek, nilai anggaran, serta mekanisme pengawasan pekerjaan di lokasi tersebut.

 

 

 

Tim Investigasi/LN Warga.

Red/Tim*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tiga SHM Ko Erwin Jadi Sengketa, PT SUM Diminta Tunjukkan Dasar Penguasaan

admin

22 Okt 2026

Detkkalbar.com | KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT — Dugaan penguasaan tiga bidang tanah bersertifikat hak milik (SHM) di Desa Pematang Tujuh, Kabupaten Kubu Raya, menjadi persoalan yang membutuhkan kejelasan status hukum. Kuasa hukum Ko Erwin, Marrio Ginarto, S.H., M.H., CIM, bersama Yandi Lesmana, S.H., mendesak PT Sumatra Unggul Makmur (PT SUM) memberikan klarifikasi dan menunjukkan itikad …

Dugaan Larangan Hijab Karyawati di Aston Pontianak, LPM Kalbar Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan

admin

06 Okt 2026

Detekkalbar.com | PONTIANAK — Dugaan adanya larangan penggunaan hijab bagi karyawati Muslim di Hotel Aston Pontianak menjadi sorotan DPP Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat.   Bagi organisasi tersebut, persoalan ini perlu ditempatkan secara hati-hati. Jika benar terdapat kebijakan yang melarang pekerja mengenakan hijab karena alasan agama, persoalannya tidak lagi semata menyangkut standar penampilan atau …

SIDANG LAPANGAN DANA HIBAH SMA MUJAHIDIN PONTIANAK: HAKIM TEGASKAN BUKAN PEMERIKSAAN TEKNIS, PUBLIK MINTA RANTAI HIBAH DIUJI UTUH

admin

05 Okt 2026

Detakkalbar.com | PONTIANAK, Senin 5 Oktober 2026 — Perkara dana hibah yang berkaitan dengan SMA Yayasan Mujahidin Pontianak memasuki agenda sidang lapangan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pontianak turun langsung untuk melihat titik-titik yang dianggap penting dalam pembuktian oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta titik yang ditunjukkan berdasarkan keterangan saksi dan ahli yang telah dihadirkan dalam …

Gudang Bawang Putih Diduga Ilegal di Tengah Permukiman Disorot, Publik Minta Asal-Usul dan Legalitas Barang Dibuka

admin

03 Okt 2026

Detakkalbar.com | PONTIANAK, 3 Oktober 2026 — Keberadaan bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan puluhan karung bawang putih di kawasan Jalan Karya Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, mulai menjadi perhatian publik. Dokumentasi lapangan pada Sabtu (3/10/2026) memperlihatkan aktivitas kendaraan dan sejumlah karung komoditas yang diduga bawang putih berada di sekitar bangunan tersebut. Sorotan …

BBM SUBSIDI DISOROT: TIGA SPBU DI PONTIANAK DIDUGA JADI TITIK RAWAN PENYIMPANGAN

admin

29 Sep 2026

Detakkalbar.com | PONTIANAK, 29 SEPTEMBER 2026 — Penyaluran BBM subsidi di sejumlah SPBU Kota Pontianak kembali menjadi sorotan publik. Salah satu yang disebut adalah SPBU 64.781.21 di Jalan Dr. Wahidin, yang dikaitkan dengan pengusaha berinisial B. Sorotan masyarakat muncul menyusul informasi dan keluhan mengenai dugaan pola penyaluran BBM subsidi yang dinilai perlu diuji melalui audit …

Dari DPRD hingga Lapangan: Mengawal Jejak Legalitas TKA dan Operasional PT WAI di Sanggau

admin

25 Sep 2026

Detakkalbar.com | SANGGAU, 24 September 2026 – Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan operasional PT Westerfield Alumina Indonesia (WAI) di Desa Kampung Baru, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali memicu sorotan publik. Perhatian ini tidak semata-mata ditujukan pada kehadiran warga negara asing, melainkan berfokus pada aspek krusial: transparansi penggunaan TKA, kepastian dokumen ketenagakerjaan …

PAGE TOP